اعلم أن الإ سلام هو السنّة و السنّة هى الإ سلام

Maret 10, 2009

Apakah Setan Mengetahui Isi Hati Manusia?

Diarsipkan di bawah: Tanya Jawab bersama Ustadz Kholid Syamhudi Lc — abushofiyyah @ 2:52 pm

Apakah syetan juga mengetahui apa-apa yang ada dalam hati kita? Atau hanya Alloh saja yang mengetahuinya ?

Eko
Alamat: jepang
Email: frend_***@yahoo.com

(lagi…)

Derajat hadist mengerak-gerakan jari ketika sholat

Diarsipkan di bawah: Tanya Jawab bersama Ustadz Kholid Syamhudi Lc — abushofiyyah @ 2:43 pm

assalamu’alaikum,

Ustadz pada hadits Wa`il bin Hujr (menggerak-gerakan jari telunjuk) terdapat perawi bernama Za`idah bin Qudamah yaitu seorang rawi tsiqoh yang kuat hafalannya.

Pendapat pertama : Za`idah bin Qudamah telah menyelisihi dua puluh dua orang rawi yang mana kedua puluh dua orang rawi ini semuanya tsiqoh bahkan sebagian dari mereka itu lebih kuat kedudukannya dari Za`idah sehingga apabila Za`idah menyelisihi seorang saja dari mereka itu maka sudah cukup untuk menjadi sebab syadznya riwayat Za`idah. Semuanya meriwayatkan dari ‘Ashim bin Kulaib bin Syihab dari ayahnya dari Wa`il bin Hujr. Dan dua puluh dua rawi tersebut tidak ada yang menyebutkan lafadz yuharrikuha (digerak-gerakkan)

http://an-nashihah.com/index.php?mod=article&cat=Hadits&article=68&page_order=4.

Pendapat kedua : bahwa seorang perawi tsiqqoh tidak boleh dituduh keliru atau salah, kecuali dengan bukti yang kuat. Sedangkan tidak ada seorang ahli haditspun sejauh yang menuduh Za`idah melakukan kesalahan dan melakukan idraj (penyisipan) lafazh dalam hadits ini, tidak ada pertentangan antara hadits tambahan Za`idah dengan 20 riwayat dari perawi lainnya. Bahkan, bisa kita katakan bahwa ziyadah (tambahan) dari Za`idah adalah tambahan ilmu dan hifzh (hafalan) dari Za`idah. Wallohu a’lam http://konsultasi.stai-ali.ac.id/?p=70
Pertanyaannya :

Mana yang rojih dari kedua pendapat ini Ustadz..?
Jazakumullah Khair.

Aslam ibnu romadhon
Jl.KH.Agus Salim Rt.005 Rw.008 No.28 Bekasi Jaya.

(lagi…)

Blog pada WordPress.com.