Pendahuluan
Bencana dan musibah seakan datang silih berganti menerpa negeri kita. Masih segar di ingatan akan bencana jebolnya tanggul Situ Gintung beberapa hari lalu. Musibah itu telah menyisakan duka, air mata, dan tentu saja, kerugian harta benda. Sebagai makhluk yang dikaruniai akal, tentu kita tidak hanya akan berhenti dan larut dalam duka dan kesedihan. Sudah selayaknya kita selalu mengambil pelajaran (‘ibrah) dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang telah dinampakkan, sebagaimana firman-Nya :
إِنّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لاُوْلِي الأبْصَارِ
“Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati” (QS. Aali ‘Imran : 13).
Mengapa Bencana dan Musibah Menimpa Kita ?
