Tanya:
Seorang lelaki menikahi seorang wanita dengan mahar yang diperoleh secara tidak syar’i (haram). Kini pernikahan tersebut telah membuahkan keturunan. Apa hukum pernikahan tersebut dan keturunannya?
Pendahuluan
Bencana dan musibah seakan datang silih berganti menerpa negeri kita. Masih segar di ingatan akan bencana jebolnya tanggul Situ Gintung beberapa hari lalu. Musibah itu telah menyisakan duka, air mata, dan tentu saja, kerugian harta benda. Sebagai makhluk yang dikaruniai akal, tentu kita tidak hanya akan berhenti dan larut dalam duka dan kesedihan. Sudah selayaknya kita selalu mengambil pelajaran (‘ibrah) dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang telah dinampakkan, sebagaimana firman-Nya :
إِنّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لاُوْلِي الأبْصَارِ
“Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati” (QS. Aali ‘Imran : 13).
Mengapa Bencana dan Musibah Menimpa Kita ?
عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيْم الدَّارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :
الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ . قُلْنَا لِمَنْ ؟ قَالَ : لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ وَعَامَّتِهِمْ .
[رواه البخاري ومسلم]
Dari Abu Ruqoyah Tamim Ad Daari radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Agama adalah nasehat, kami berkata : Kepada siapa ? beliau bersabda : Kepada Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya dan kepada pemimpan kaum muslimin dan rakyatnya.
(Riwayat Bukhori dan Muslim)
Ini adalah rekaman dari Khutbah Jum’at yang disampaikan oleh al Ustadz ‘Abdul Hakim bin ‘Amir Abdat- hafizhahullahu, di Masjid al A’la- Gedung Bursa Efek Jakarta, dengan tema : Kembali kepada Tauhid.
Semoga Bermanfaat.
Bagian pertama
Bagian kedua
Berikut ini adalah beberapa tanya jawab bersama al Ustadz Zainal Abidin Lc-hafizhahullah, semoga bermanfaat
1. Rumah Sakit JIN ?
2. Kesurupan Jin Nenek Moyang
3.Takut dengan Tukang Sihir, apakah Syirik?
4.Apakah Dzat Syaithon dan Jin Sama ?
5.Muslimin yang beriman , tapi kerasukan Jin?
6. Perkawinan Manusia dengan Jin
http://www.youtube.com/watch?v=ZhI3colHcAg&feature=related
Ini adalah sebagian rekaman Muqoddimah Dauroh Ilmiyyah, yang disampaikan oleh Syaikhuna al Ustadz al Fadhil Yazid bin Abdul Qodir Jawas- semoga Allah menjaga beliau, yang bertempat di Masjid Imam Ahmad bin Hanbal-Bogor. Semoga kita semua dapat mengambil faidah yang besar dari rekaman ini
Betapa kebahagiaan orang yang anak menikah. Berbagai kesedihan seakan tertutup oleh berbagai harapan dan impian yang indah. Tak heran banyak yang berlomba untuk meraihnya. Tapi haruskah dengan menghalalkan segala cara? Seperti masih banyak terjadi di beberapa wilayah pernikahan memakan biaya yang tidak kecil.
Selain pesta pernikahan yang kadang dipaksakan mewah, faktor tingginya nilai mahar juga banyak ikut berpengaruh. Kadang karena satu dan lain hal ada yang nekat melakukan perbuatan tidak terpuji demi mendapatkan biaya untuk mahar. Mungkin mencuri, mencopet, menipu atau perbuatan lain yang melanggar syariat Islam
Tanya:
Seorang lelaki menikahi seorang wanita dengan mahar yang diperoleh secara tidak syar’i (haram). Kini pernikahan tersebut telah membuahkan keturunan. Apa hukum pernikahan tersebut dan keturunannya?
Kini semua mengklaim sebagai pengusung metode ahlussunnah waljamaah. Khawarij kini pun berdandan sedemikian rupa sehingga terlihat sebagai orang yang berpegang pada kaidah ahlussunnah. Demikian pula murjiah. Beredar pula isu yang dihembuskan oleh para pemuja bid’ah dan syirik di kuburan, bahkan mereka merasa perlu untuk menamakan diri sebagai Salafy Indonesia. Salafy yang bercorak lokal Indonesia, lebih tepatnya Jawa atau beraroma sisa-sia peninggalan animisme/Hindu. Kelompok ini menuduh secara membabi buta terhadap Ibnu Taimiyah dan yang sepaham dengannya sebagai salafi palsu. Mereka juga mempertanyakan keahlussunnahan Ibnu Taimiyah.
Dalam kajian kali ini perlu kiranya ditampilkan tulisan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah tentang beberapa prinsip ahlussunnah yang beliau sampaikan.
Sejarah Pembangunan Ka’bah dan Masjid Al Haram
Bicara kota Makkah tidak lepas dari dua tempat suci nan istimewa yaitu Ka’bah dan Masjid al-Haram. Tidaklah lengkap bicara sejarah kota Makkah tanpa bicara sejarah pembangunan Ka’bah dan Masjid al-Haram.
Apakah syetan juga mengetahui apa-apa yang ada dalam hati kita? Atau hanya Alloh saja yang mengetahuinya ?
Eko
Alamat: jepang
Email: frend_***@yahoo.com
Tidak diragukan lagi setiap orang ingin mendapat kebaikan dan dijauhkan dari kemudharatan. Namun tidak semua orang sadar dan mau bersungguh-sungguh dalam mencapai keinginan tersebut. Padahal Allah Ta’ala telah menjelaskan kunci-kunci kebaikan tersebut dalam wahyunya dengan gamlang dan tegas. Kunci kebaikan itu adalah dzikir kepada Allah (dzikrullah).
Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.